Home | Bahasa | Sitemap | HelpDesk | UG-Pedia | Contact
Search
Direktori UG : A - Z
A
B
C
 
Uzbek-Indonesian Joint International Conference, October 8-9, 2013  
Uzbek-Indonesian Joint International Conference On Economics And Management Toward Nation Character Development. Branch Of Russian Economic University After G.V.Plekhanov In Tashkent, Uzbekistan And ...
 

 
Indonesia Open Source Award 2012  
Indonesia Open Source Award (IOSA) 2012. For Further Information http://iosa.web.id/ ...
 



Home > News >
Pelantikan Dan Angkat Sumpah Serta Ucap Janji Mahasiswa Program D III Kebidanan UG


Program Diploma III  Kebidanan UG,  Rabu (3/3) lalu,  menyelenggarakan acara pelantikan dan angkat sumpah mahasiswa angkatan III serta ucap janji mahasiswa angkatan VI.  Sebanyak 37 mahasiswa mengikuti  acara pelantikan dan angkat sumpah, sementara ucap janji diikuti oleh 61 mahasiswa. Pelantikan dan angkat sumpah  merupakan awal dimulainya  pengabdian mahasiswa di tengah-tengah  masyarakat,  sedangkan ucap janji merupakan awal dimulainya perkuliahan mahasiswa  di Program Diploma III Kebidanan UG.

Untuk ketiga kalinya Program Diploma III Kebidanan UG menyelenggarakan acara pelantikan dan angkat sumpah serta  ucap janji mahasiswa. Pelantikan dan angkat sumpah bagi mahasiswa angkatan III, sedangkan ucap janji bagi mahasiswa angkatan VI.  Jika pelaksanaan dua acara  sebelumnya berlangsung  di Auditorium Kampus Kenari  Salemba, maka kali ketiga ini berlangsung di Auditorium Kampus Margonda Depok. Hal ini dikarenakan makin bertambahnya jumlah mahasiswa  Program D III Kebidanan UG yang tak mungkin lagi tertampung di Auditorium Kampus Salemba.
Acara pelantikan, angkat sumpah dan ucap janji  dimulai pukul  09.00 dengan persembahan Lagu Indonesia Raya dan Mars Gunadarma oleh Paduan Suara Mahasiswa, Swara Darmagita UG yang diikuti oleh seluruh hadirin.  Hadir pada kesempatan tersebut, para pejabat teras UG, antara lain: Rektor UG, Prof. Dr. E.S Margianti, SE, MM, Pembantu Rektor, Dekan dan Pembantu Dekan, Koordinator Program Pasca Sarjana UG, Prof. Dr. Yuhara Sukra, M.Si, Koordinator Program DIII Kebidanan UG, Prof. Dr. Johan Harlan,  Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Hj. Prima Sriwiningsih Walujati, perwakilan profesi Ikatan Bidan Indonesia (IBI), rohaniawan dan tamu undangan lainnya.
Menurut laporan Ketua Program Diploma III Kebidanan UG yang disampaikan oleh Retnowati Listyaningrum, Amd, Keb, SKM, Progam D III Kebidanan mulai dibuka pada tahun 2004 dan  kini telah meluluskan tiga angkatan. Pada kesempatan ini jumlah mahasiswa yang mengikuti pelantikan dan angkat sumpah  sebanyak  37 mahasiswa dari angkatan III, sedangkan yang mengikuti ucap janji dan pemasangan kap sebanyak 61 mahasiswa dari angkatan VI.
“Mereka yang dilantik dan diambil sumpahnya sebagian besar sudah terserap di dunia kerja. Sedangkan  5 mahasiswa kembali ke almamater untuk mengabdi sebagai tenaga pengajar,” ujar Retnowati.
Ditambahkan,  Program Diploma III Kebidanan UG  telah memperoleh akreditasi dari  BAN dengan kategori B. Sebanyak  37 mahasiswa yang dilantik dan diambil sumpahnya telah menyelesaikan studi selama tiga tahun atau 6 semester dengan beban SKS sebanyak 114 SKS. Telah  mengikuti ujian akhir yang dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus 2009 dan dinyatakan lulus. Satu orang peraih IPK tertinggi  dimiliki Qurratul Aini dengan IPK 3,53.
Sementara itu, untuk mahasiswa  yang  melaksanakan ucap janji  sebanyak 61 mahasiswa telah menyelesaikan semester pertamanya dan kini telah berada di semester dua. Untuk mahasiswa angkatan VI ini, IPK tertinggi  diraih  Andini Tia Lestari  dengan jumlah 3,82. Disusul berikutnya dengan IPK 3,71 diraih  Meilia Herdianti. Lima orang berikutnya dengan IPK  3,59 diraih oleh Puti Lenggo Geni, Siti Khusnul, Fitriani, Sri Indah Sulastri dan Dinar Alifah.
Dikatakan Retnowati lagi, bahwa  profesi kesehatan, khususnya bidan  memiliki tanggung jawab besar  terhadap  profesi yang  diembannya. Untuk itu diperlukan kesadaran akan tanggung jawab, baik dari segi moral  maupun etika guna  memotivasi diri  serta berdedikasi  dalam pengabdiannya di tengah-tengah masyarakat.
Selanjutnya, Rektor UG, Prof. Dr. E.S. Margianti SE. MM, dalam  kata sambutannya mengucapkan selamat  kepada mahasiswa  yang melaksanakan pelantikan dan angkat sumpah  serta mahasiswa yang melaksanakan ucap janji dan pemasangan kap.  Angkat sumpah dan ucap janji merupakan  manifestasi dari bentuk  tanggung jawab yang akan dilaksanakan kelak.
“Angkat sumpah maupun ucap janji  tak hanya disaksikan oleh diri sendiri, orangtua maupun keluarga. Tapi juga disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Karena  itu, sebagai konsekwensinya dalam tindakan maupun perbuatan harus sesuai dengan sumpah dan janji tersebut. Tentu saja sesuai dengan bidang  dan profesi yang ada, yakni seorang bidan,” ujar Rektor.
Dikatakan Rektor lagi, saat memulai pengbadian di tengah masyarakat nanti,  tersampir dalam pundak mahasiswa nama Universitas Gunadama. Nama itu akan terus melekat sepanjang masih berprofesi sebagai seorang bidan. Karena itu bila kelak nantinya dapat berkembang dan terkenal  serta berprestasi ditengah masyarakat, maka nama Gunadarma juga ikut terangkat. Sebaliknya bila  tidak berkembang, bahkan melanggar norma-norma dan aturan yang ada, maka nama Gunadarma juga ikut kena getahnya.
“Sebagaimana visi UG  yang menjadi universitas berbasis ICT terkemuka di tingkat dunia, saya berharap kepada mahasiswa untuk senantiasa menguasai bidang Information, Communication dan Technology (ICT),” ungkap Rektor.
Karena dengan penguasaan ICT ini, kata Rektor, akan memberikan nilai lebih mahasiswa  di dunia kerja tanpa mengurangi  arti profesionalisme yang dimiliki, yakni sebagai seorang bidan. Terus berkarya dan senantiasa mengembangkan diri  terhadap segala perubahan. Jangan ada istilah berhenti, sepanjang masih ada kesempatan untuk maju.
“Pegang teguh sumpah atau janji  agar dapat melayani dengan tulus ikhlas,” tandas Rektor.
Usai sambutan,  Rektor UG selanjutnya berkenan melakukan pemasangan kap  secara simbolis  kepada tiga orang perwakilan  mahasiswa angkatan VI. Pemasangan kap  sebagai pertanda dimulainya perkuliahan mahasiswa di Program Diploma III Kebidanan UG secara resmi.
Usai ucap janji mahasiswa angkatan VI, dilanjutkan pelantikan  dan pengambilan sumpah mahasiswa angkatan III  oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. dr. Hj. Prima Sriwiningsih Walujati. Pelantikan dan pengambilan sumpah diikuti oleh seluruh mahasiswa angkatan III berjumlah 37 orang yang telah menyelesaikan studi di Program D III Kebidanan UG. Dilanjutkan kemudian pengukuhan sumpah  yang dilakukan oleh  rohaniawan masing-masing agama. Berikutnya penandatanganan naskah sumpah oleh wakil wisudawan  yang diikuti oleh  rohaniawan masing-masing agama dan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.
Sementara itu, dalam kata sambutannya, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Hj. Prima Sriwiningsih Walujati, mengatakan  Program Diploma III Kebidanan UG  telah membantu pemerintah dalam upaya penyediaan tenaga  terdidik di bidang kesehatan, khususnya kebidanan. Pemerintah selama ini telah berusaha meningkatkan sector kesehatan  dengan  memberikan kesempatan kepada tenaga  kesehatan yang diarahkan untuk mampu bersaing dengan negara lain. Karena era ke depan nantinya banyak tenaga asing di bidang kesehatan  yang masuk ke Indonesia. Tanpa adanya kemampuan bersaing, maka bidan kita hanya menjadi penonton saja di negerinya sendiri.
Dikatakan dr. Prima lagi, mahasiswa yang telah selesai dilantik dan melaksanakan angkat sumpah  agar tidak cepat puas atas keberhasilan yang telah diraih saat ini. Hendaknya terus belajar  dan bekerja sesuai  bidangnya dengan professional dan penuh tanggung jawab. Kapanpun dan dimanapun berada  jangan lupa akan etika, moral dan budi pekerti  yang telah tertanam  dalam diri sendiri.
“Dengan selesainya pelantikan dan angkat sumpah ini, Saudara telah memiliki kualifikasi sebagai ahli madya kebidanan. Karena itu pertahankan itu kualifikasi itu dengan penih tanggung jawab,” ucap dr. Prima.
Menurut dr. Prima, agar dapat melakukan praktek bidan setiap lulusan harus memiliki Surat Izin  Bidan (SIB) yang dikeluarkan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Namum sebelum mengajukan surat permohonan SIB, tentu terlebih dulu harus melakukan magang terlebih dulu sekitar 2 tahun, baru kemudian mengurus SIB.
Hal senada juga disampaikan oleh oleh Ida Dahlia, AM, M.KM. yang mewakili IBI. Menurut Ida Dahlia, dengan kelulusan  37 mahasiswa dari Program Diploma III Kebidanan, maka jumlah bidan di DKI Jakarta tentu bertambah lagi dari semula berjumlah 2.415 orang.
“IBI sebagai organisasi  profesi  yang bersifat social sangat berharap agar para lulusan D III Kebidanan  UG dapat bergabung di dalamnya.  Karena untuk memperoleh SIB salah satu persyaratannya adalah adanya rekomendasi dari IBI,” ujar Ida Dahlia.
Pelantikan, angkat sumpah dan ucap janji akhirnya ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin  Ustadz Drs. Said Jamhuri. Namun sebelum meninggalkan tempat acara, para hadirin memperoleh hiburan berupa Tari Saman, Tari Ondel-Ondel, vocal, puisi  yang dibawakan oleh mahasiswa angkatan VI.