Home | Bahasa | Sitemap | HelpDesk | UG-Pedia | Contact
Search
Direktori UG : A - Z
A
B
C
 
Uzbek-Indonesian Joint International Conference, October 8-9, 2013  
Uzbek-Indonesian Joint International Conference On Economics And Management Toward Nation Character Development. Branch Of Russian Economic University After G.V.Plekhanov In Tashkent, Uzbekistan And ...
 

 
Indonesia Open Source Award 2012  
Indonesia Open Source Award (IOSA) 2012. For Further Information http://iosa.web.id/ ...
 



Home > Arsip >
Seminar Dukungan Intelligent System Dalam Perencanaan Ruang Kota DKI Jakarta dan Penandatanganan MOU


Universitas Gunadarma bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyelengarakan seminar dengan tajuk “Dukungan Inteligent System Dalam Perencanaan Ruang Kota DKI Jakarta” pada Senin (17/4) bertempat di Auditorium Universitas Gunadarma kampus Depok. Seminar ini dihadiri oleh mahasiswa dan dosen Universitas Gunadarma serta para pegawai dari lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Seminar ini dibuka oleh Rektor Universitas Gunadarma Prof. Dr. E.S. Margianti, SE., MM. dan juga Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) DKI Jakarta Ir. Benny Agus Chandra, M.Si. Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Universitas Gunadarma dan Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Provinsi DKI Jakarta. Seminar yang dimoderatori oleh Dr. Lintang Yuniar Banowosari, S.Kom., M.Sc. ini menghadirkan pembicara yaitu Ir. Benny Agus Chandra, M.Si. selaku kepada Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) DKI Jakarta, Setiaji, ST., MT. selaku Kepala Unit Pengelola Jakarta Smart City, dan Dr. Rbd Ruswandi Tahrir, Ir., MSP selaku civitas akademik Universitas Gunadarma.

Benny Agus Chandra dalam pemaparannya terkait geographic information system (GIS) menjelaskan bahwa teknologi sangat diperlukan saat ini dalam melakukan pendataan penataan ruang saat ini. Ia menjelaskan bahwa basis data yang baik maka akan menunjang segala aspek kemudahan. “Saat ini kita masih banyak menggunakan basis data yang manual, untuk itu kita berharap dalam pertemuan ini ada dari Jakarta Smart City dan juga ada dari Universitas Gunadarma kita dapat berkolaborasi untuk ini semua”, ungkap Benny. Pernyataan Benny pun diiyakan oleh Setiaji yang merupakan Kepala Unit Pengelola Jakarta Smart City. Setiaji yang merupakan alumni Universitas Gunadarma ini menjelaskan sejauh mana perkembangan Jakarta Smart City saat ini yang sudah banyak merubah dan membantu dari berbagai aspek. “Solusi untuk permasalahan di Jakarta harus lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi di semua sektor publik. Dengan demikian, diharapkan lebih banyak hal yang bisa dilakukan untuk Jakarta dengan usaha yang lebih ringan untuk meningkatkan standar hidup serta kesejahteraan warga. Singkatnya, Jakarta perlu menjadi sebuah Smart City”, ungkap Setiaji. Ia juga mengajak untuk para mahasiswa untuk dapat berfikir lebih kompleks serta terjun untuk memanfaatkan teknologi informasi guna menghasilkan solusi untuk sekitarnya.

Pemaparan terakhir disampaikan oleh Ruswandi Tahrir yang merupakan dosen di Universitas Gunadarma yang menjelaskan terkait dengan smart green city. Ruswandi menyebutkan bahwa smart green city harus bisa menghasilkan sebuah tata kota yang cerdas dan memenuhi kebutuhan serta memberikan solusi terhadap masalah di kota tersebut dengan memerhatikan aspek adaptasi terhadap bencana dan mitigasi terhadap permasalahan lingkungan.

Kegiatan seminar diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara pemateri seminar dengan para peserta seminar.