Home | Bahasa | Sitemap | HelpDesk | UG-Pedia | Contact
Search
Direktori UG : A - Z
A
B
C
 
Uzbek-Indonesian Joint International Conference, October 8-9, 2013  
Uzbek-Indonesian Joint International Conference On Economics And Management Toward Nation Character Development. Branch Of Russian Economic University After G.V.Plekhanov In Tashkent, Uzbekistan And ...
 

 
Indonesia Open Source Award 2012  
Indonesia Open Source Award (IOSA) 2012. For Further Information http://iosa.web.id/ ...
 



Home > News >
Seminar Pendidikan Dan Keprofesian Arsitektur (IAI-UG)


Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Gunadarma  bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menyelenggarakan Seminar Arsitektur mengenai Keterkaitan Pendidikan Arsitektur dan Keprofesian Arsitek, seminar ini dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2010 di ruang Auditorium Gd. 4 lt. 6 Kampus Depok Universitas Gunadarma. Pada seminar ini dijelaskan tentang pentingnya menjadi anggota IAI sebagai Asosiasi Profesi ‘Arsitek’.

Seminar diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, X. Furuhitho., ST., MT dan sambutan dari ketua IAI, Her Pramtama, IAI.  Dilanjutkan dengan penandatanganan MOU antara Universitas Gunadarma dan Ikatan Arsitek Indonesia. Kerjasama ini berupa pengembangan dan pelatihan sumber daya manusia dalam bentuk Seminar Asitektur maupun Pendidikan / Penataran Sertifikasi serta dalam penyelenggaraan Pendidikan Profesi untuk lebih dapat menyiapkan ‘Sarjana Arsitektur’ menjadi ‘Arsitek’ yang mampu bersaing di dunia industri serta memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan alumni dari Jurusan Teknik Arsitektur tentang Asosiasi Profesi ‘Arsitek’ serta tanggungjawabnya dalam dunia kerja.

Para pembicara pada seminar ini adalah Her Pramtama, IAI ( Ketua IAI Jakarta), yang menyajikan materi tentang pentingnya menjadi anggota IAI, berikut tata cara/tata atur keanggotaan IAI, PPArs dan dilanjutkan dengan pembicara kedua, Ir. Hendrajaya Ph.D, IAI (Arsitek Praktisi) yang memaparkan tentang Kaitan antara Dunia Pendidikan Dengan Dunia Praktisi dan bertindak sebagai moderator  adalah Ir. Agus Dharma Tohjiwa, MT.

Setelah acara penandatanganan MOU dan Seminar, pada sesi siang dilanjutkan dengan pembekalan sertifikasi untuk anggota IAI dengan materi : ‘Waterfront Dwelling’. Pengertian Waterfront yaitu bagian dari suatu area hunian atau kota yang berbatasan dengan air, khususnya daerah dermaga dimana kapal-kapal berlabuh (Dictionary of the English Language, 2000).  Berdasarkan hasil penelitian Worldbank Tahun 2005, sektor berbasis kelautan hanya menghasilkan kurang dari 5% dari keseluruhan pendapatan negara.  Hal ini dikarenakan orientasi pembangunan di Indonesia jauh lebih lebih dititikberatkan pada potensi alam di daratan (landward oriented development). Padahal Indonesia memiliki potensi  maritim yang dapat menjadi modal pembangunan yang berbasis kelautan. Oleh karena itu pendekatan pembangunan berbasis daratan dan lautan harus dilakukan secara simultan karena dapat bersinergi satu sama lain.
Waterfront mempunyai karakteristik open access dan multi use, namun rentan terhadap kerusakan serta perusakan, sehingga dalam pengelolaannya mensyaratkan perlunya landasan keterpaduan. Pada acara pembekalan sertifikasi bagi anggota IAI ini, IAI Jakarta menghadirkan praktisi, peneliti, pemerintah, pengembang dan produsen bahan bangunan untuk dapat berdiskusi bersama mengenai konsep pembangunan dan pengembangan waterfront di DKI Jakarta.
Para pembicara pada seminar sesi 2 ini mempunyai  tema tentang Pembekalan Sertifikasi dengan materi Waterfront Dwelling dengan para pembicara  Prasetyoadi, IAI  ( PT. PDW ) dan Ir. Sandy Rudiana (PT Pembangunan Jaya Ancol) memaparkan tentang Proyek Waterfront, Nanik Ophyir (Dinas Pariwisata DKI Jakarta) yang menjelaskan tentang Kebijakan Pemerintah untuk Waterfront Dwelling, serta Dita Trisnawan, ST., M.Arch., STD  (Penelitian Akademik tentang Arsitektur Pesisir & Wisata Pesisir) dan bertindak sebagai  moderator  Ir. Hendrajaya Ph.D, IAI .

Kegiatan ini memiliki tujuan dengan diadakan kerjasama antara IAI dan Universitas Gunadarma dapat memperkuat dalam proses pembentukan mahasiswa Arsitektur menjadi ‘Arsitek’ yang profesional agar mampu bersaing dalam pasar bebas

Para peserta yang hadir pada acara ini sekitar 300 orang, yang terdiri dari Pengurus IAI DKI Jakarta, Anggota IAI, Alumni, Mahasiswa dan Staff Pengajar Teknik Arsitektur Universitas Gunadarma Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Gunadarma.

Acara ditutup dengan pemberian doorprize kepada para peserta seminar.