Home | Bahasa | Sitemap | HelpDesk | UG-Pedia | Contact
Search
Direktori UG : A - Z
A
B
C
 
Uzbek-Indonesian Joint International Conference, October 8-9, 2013  
Uzbek-Indonesian Joint International Conference On Economics And Management Toward Nation Character Development. Branch Of Russian Economic University After G.V.Plekhanov In Tashkent, Uzbekistan And ...
 

 
Indonesia Open Source Award 2012  
Indonesia Open Source Award (IOSA) 2012. For Further Information http://iosa.web.id/ ...
 



Home > News >
Seminar & Workshop Pengembangan Aplikasi Edutaiment sebagai Aplikasi Pembelajaran yang Kreatif, Inovatif dan Menyenangkan


Saat ini sistem pembelajaran pendidikan pada umumnya masih didominasi oleh metode yang monoton seperti memberikan materi melalui ceramah dan pemberian tugas, sehingga guru ataupun dosen tidak bisa mengembangkan pembelajaran yang menarik. Dampaknya ialah akan ada kecenderungan siswa/mahasiswa merasa bosan dan jenuh pada mata pelajaran yang diajarkan sehingga hasil belajar siswa/mahasiswa menurun. Untuk menghindari kecenderungan siswa/mahasiswa merasa bosan dan jenuh untuk belajar, guru ataupun dosen hendaknya lebih cermat dalam memilih dan menggunakan metode mengajar terutama yang melibatkan siswa secara aktif. Di era teknologi informasi yang semakin canggih seperti saat ini, metode belajar mengajar dengan memanfaatkan aplikasi edutaiment adalah sebuah keharusan bagi para guru/dosen dan siswa/mahasiswa.




Pada 16 Maret 2016, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) Universitas Gunadarma menggelar seminar dan workshop dengan tema “Pengembangan Aplikasi Edutaiment sebagai Aplikasi Pembelajaran yang Kreatif, Inovatif dan Menyenangkan”. Kegiatan yang digelar di Auditorium D462 ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Gebyar FIKTI 2016.
Seminar yang dimoderatori oleh Dr. Nuryuliani ini menghadirkan tiga pembicara, yaitu Rangga Firdaus, M. Kom dari PJJ KONSORSIUM APTIKOM, Erick Dazki, M. Kom dari PT. Preinexus dan Dr. Rita Sutjiati Djohan selaku perwakilan dari Universitas Gunadarma.

Pembicara sesi pertama, Rangga Firdaus, M. Kom yang merupakan alumni S1 Universitas Gunadarma, menjelaskan secara luas mengenai edutaiment. Menurut Rangga, yang kini menjabat sebagai dosen di Universitas Negeri Lampung, prinsip edutaiment merupakan suatu bentuk pembelajaran yang nyaman dan membuat senang bagi semua pihak yang terlibat. Dampak yang akan dihasilkan dalam motode edutaimen adalah guru/dosen bukan hanya seorang pengajar namun sebagai fasilitator. Untuk itu, para pengajar harus jelas bagaimana instruksional desainnya dalam menerapkan metode edutaiment. Sebagai contoh, Rangga menjelaskan mengenai perbedaan antara pembelajaran mahasiswa jurusan Sistem Informasi dan jurusan Teknik Komputer ataupun Teknik Informatika. “Jurusan TI ataupun TK ilmu yang dipelajari jelas dan nyata, laboran ada kemudian hasilnya juga ada dan sebagainya. Nah untuk jurusan SI belum pernah mengalami dunia kerja tetapi dituntut untuk membayangkan seputar dunia kerja seperti bisnis requirement, bisnis proses dan sebagainya. Oleh karena itu situasi dunia kerja inilah yang harus dibawa ke kampus. Suasana kelas, laboratorium, ujian harus menghadirkan seperti dunia nyata” imbuhnya. Rangga juga menyampaikan agar para mahasiswa dilatih untuk membuat tender suatu kasus agar terbiasa nantinya saat di dunia kerja. “Mahasiswa merancang (tender) sesuai dengan TOR (Term of Reference) dari suatu perusahaan. Kemudian mempresentasikannya di depan dosen yang notabennya para dosen merupakan panitia dari lelang tender tersebut” ungkap pria kelahiran 10 Oktober 1974 tersebut.



Selanjutnya sesi kedua adalah pembicara dari Universitas Gunadarma, Dr. Rita Sutjiati Djohan. Ia menjelaskan bahwa metode edutaiment sangat diperlukan dan harus segera diterapkan oleh seluruh dosen. “Edutaiment sangat membantu pengajar dalam menyampaikan materi pembelajaran sehingga dapat dengan mudah dimengerti oleh para mahasiswa. Saya sering memutarkan video-video animasi serta film yang berhubungan dengan pembelajaran dalam pengajaran saya. Semoga dengan adanya seminar dan workshop ini seluruh dosen juga dapat memulai menerapkan metode edutaiment dalam proses pengajarannya”, ungkap Rita yang juga merupakan Ketua Lembaga Pengembangan Sastra Inggris Universitas Gunadarma. Pada akhir sesinya, Rita menyampaikan bahwa kini saatnya kita semua berlomba-lomba dalam menggali ilmu dan bahasa terutama di era teknologi yang cukup pesat saat ini. “Jika kamu bias menguasai bahasa internasional dan juga menguasai teknologi, maka kamu dapat ‘menggenggam’ dunia”, tutup Rita yang disambut tepuk tangan para peserta seminar.
Sesi terakhir adalah pembicara dari PT. Preinexus, Erick Dazki, M. Kom. Erik yang juga melakukan tutorial workshop memaparkan sebuah aplikasi bernama Articulate Storyline, yaitu sebuah software yang dapat digunakan untuk membuat media presentasi lebih interaktif dan berbeda dari presentasi pada umumnya. Selain mudah digunakan storyline ini juga mempunyai fitur-fitur yang mudah untuk digunakan contohnya timeline, movie/video, picture, caracter dan masih banyak lagi. Articulate Storyline juga dapat ditanamkan atau disematkan pada sistem e-learning yang selama ini telah sering digunakan oleh para dosen dan mahasiswa.



Sesi seminar diakhiri dengan sesi tanya jawab peserta seminar dan dilanjutkan dengan workshop bagi para dosen. (Fakhrul Ridha)