Home | Bahasa | Sitemap | HelpDesk | UG-Pedia | Contact
Search
Direktori UG : A - Z
A
B
C
 
Uzbek-Indonesian Joint International Conference, October 8-9, 2013  
Uzbek-Indonesian Joint International Conference On Economics And Management Toward Nation Character Development. Branch Of Russian Economic University After G.V.Plekhanov In Tashkent, Uzbekistan And ...
 

 
Indonesia Open Source Award 2012  
Indonesia Open Source Award (IOSA) 2012. For Further Information http://iosa.web.id/ ...
 



Home > News >
Sidang Terbuka Doktoral Ilmu Ekonomi Teddy Oswari dan Misdiono


Belajar dari sering terjadinya kebocoran finansial perbankan di Indonesia, tidak dipungkiri ini merupakan kelemahan sistem pengawasan perbankan yang selama ini terjadi. Bank Indonesia harus melakukan terobosan dan menciptakan model pengawasan yang lebih akurat, dengan memperhatikan faktor lain yang selama ini turut memberikan pengaruh terhadap perilaku pemilik/pengelola perbankan dalam menghasilkan kebijakan yang kurang tepat dan masih menciptakan celah untuk bermain di gray area.

Munculnya puluhan kasus perbankan di Indonesia dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, membuat masyarakat bingung sebagai pemilik dana karena semua diarahkan pada penyelesaian secara politik. Kasus Bank Century yang kembali menjadi contoh permasalahan yang terkatung-katung karena arah kebijakan yang tidak jelas, sehingga dalam Sidang Terbuka Program Doktor Ilmu Ekonomi hari Rabu, 30 Juni 2010 Dr. Teddy Oswari menyampaikan bahwa peranan sistem manajemen risiko kredit dalam meningkatkan kinerja organisasi pada situasi kontekstual yang sesuai yaitu strategi bersaing, lingkungan, budaya dan struktur organisasi sebagai faktor/variabel kontekstual dengan mengeksplorasi literatur-literatur.

Penelitian ini, diharapkan dapat menjelaskan dan memberikan gambaran tentang pentingnya peran interaksi antara variabel-variabel kontingensi dan sistem manajemen risiko kredit dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi dalam hal ini adalah perbankan. Peneliti merumuskan model pendekatan penelitian dengan mengadopsi kerangka kerja dari penelitian Yasukata dan Kobayashi (2001).

Pada sesi kedua, Dr. Misidono dalam penelitiannya mencoba mengungkapkan fenomena hubungan pola dan karakteristik antara harga saham-volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Sebanyak 25 perusahaan dipilih untuk dijadikan sampel penenlitian dengan data amatan harga saham yang terdiri dari harga pembukaan, harga penutupan, harga maksimum/terringgi dan harga minimum terendah serta volume perdagangan saham dalam periode amatan mingguan selama 2004-2009. Perusahaan tersebut dikelompokkan  menjadi lima kategori yaitu kelompok perusahaan makanan, kelompok tekstil, kelompok otomotif, kelompok properti, dan kelompok perbankan. Hasil yang didapatkan, dimana beberapa bagian menunjukkan adanya pengelompokkan harga pada kelompok perusahaan tertentu dan mendukung gagasan tentang makna dan isi informasi volume perdagangan dan terdapat pengaruh perbedaan harga absolut anatara harga tertinggi dan terendah terhadap volume perdagangan.

Kedua penelitian tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat.