Search
 
Direktori UG : A - Z
A
B
C
 
Uzbek-Indonesian Joint International Conference, October 8-9, 2013  
Uzbek-Indonesian Joint International Conference On Economics And Management Toward Nation Character Development. Branch Of Russian Economic University After G.V.Plekhanov In Tashkent, Uzbekistan And ...
 

 
Indonesia Open Source Award 2012  
Indonesia Open Source Award (IOSA) 2012. For Further Information http://iosa.web.id/ ...
 



Home > Arsip >
Kuliah Umum Asuransi "Prospek Industri Asuransi di Era Global"


Dewan Asuransi Indonesia bersama Universitas Gunadarma menggelar Kuliah Umum Asuransi dengan tema “Prospek Industri Asuransi Indonesia di Era Global”. Kegiatan yang digelar di Auditorium Universitas Gunadarma Kampus D Margonda pada tanggal 6 Oktober 2016, merupakan bagian dari Program Insurance Goes To Campus (IGTC) yang bertujuan sebagai salah satu program strategis penyebaran pengetahuan (sosialisasi) asuransi kepada masyarakat. Pada kesempatan ini, kuliah umum asuransi dipimpin oleh moderator Dr. Misdiyono, SE.,MMSI dari Universitas Gunadarma dan menghadirkan tiga pemateri yaitu Buddy Nugraha, S.Si, MM, AAIJ yang merupakan Kepala Divisi Pemasaran PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Lutfi Rizal, SSi, MM yang merupakan Kepala Bagian Perencanaan Strategi Pemasaran PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), dan Rauli, M.Si selaku Ketua LPPA PT. Asuransi Jiwasraya (Persero). Ketiga pemateri tersebut masing-masingnya menyampaikan materi yang berbeda, diantaranya mengenai pengenalan asuransi, perusahaan asuransi domestik dan internasional, serta potensi pasar dan peluang karier di industri asuransi.

Pada kuliah umum ini para peserta diberi pemahaman luas seputar dunia asuransi, mulai dari dasar-dasar seputar asuransi, jenis-jenis asuransi, perkembangan asuransi di Indonesia saat ini, hingga prospek pekerjaan di dunia asuransi. “Market leader asuransi menurun sebesar 64,07% pada tahun 2015 lalu. Ini disebabkan karena keadaan ekonomi dalam negeri kita belum stabil”, ungkap Lutfi Rizal. Dalam kesempatan ini pula mahasiswa diberikan pengetahuan seputar pentingnya seseorang mempunyai asuransi jiwa. “Asuransi jiwa dibeli bukan karena seseorang pasti meninggal melainkan karena masih ada yang harus tetap menjalani kehidupan”, kata Rauli pada sesi penutup.

Kegiatan yang seluruhnya dihadiri oleh mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ekonomi ini diharapkan dapat menambah wawasan dan membuka pola pikir mahasiswa terkait dengan dunia asuransi baik asuransi jiwa maupun asuransi umum.