Search
 
Direktori UG : A - Z
A
B
C
 
Uzbek-Indonesian Joint International Conference, October 8-9, 2013  
Uzbek-Indonesian Joint International Conference On Economics And Management Toward Nation Character Development. Branch Of Russian Economic University After G.V.Plekhanov In Tashkent, Uzbekistan And ...
 

 
Indonesia Open Source Award 2012  
Indonesia Open Source Award (IOSA) 2012. For Further Information http://iosa.web.id/ ...
 



Home > Arsip >
Talk Show & Teleconference Pengenalan Academik Score Card Berbasis Teknologi Informasi


Universitas Gunadarma menyelenggarakan talkshow dan teleconference Program Hibah Kompetisi Teknologi Informasi Dan Komunikasi K-1(TIK K-1) Universitas Gunadarma bertema “Pengenalan Academik Score Card Berbasis Teknologi Informasi” yang diselenggarakan pada Selasa, 4 Desember 2007 lalu di Auditorium Universitas Gunadarma Gedung 4 Lantai 6 Kampus D, Depok.

Universitas Gunadarma menyelenggarakan talkshow dan teleconference Program Hibah Kompetisi Teknologi Informasi Dan Komunikasi K-1(TIK K-1) Universitas Gunadarma bertema “Pengenalan Academik Score Card Berbasis Teknologi Informasi” yang diselenggarakan pada Selasa, 4 Desember 2007 lalu di Auditorium Universitas Gunadarma Gedung 4 Lantai 6 Kampus D, Depok.

Selain menghadirkan pembicara Prof. Dr. Ir. Jafar Basri,MSc dari APTISI Wilayah III, Dr. Ing. Adang Suhendra dari Universitas Gunadarma juga dilakukan teleconference dengan Yassierli.PhD dari KK Manajemen Industri ITB. Teleconference langsung dilakukan dari kampus ITB di Bandung. Talk show berlangsung dengan moderator Dr. Toto Sugiharto dari Universitas Gunadarma.    Prof. Dr. Ir. Jafar Basri, M.Sc dalam kesempatan ini  mengemukakan makalah bertema “Pengenalan Academic Score Card Berbasis Teknologi Informasi”. Menurut Jafar pengukuran berorientasi hasil menjadi dambaan baru dari banyak pihak. Hal ini disebabkan cara-cara pengukuran lama tidak dapat memberikan informasi tentang kemajuan sebenarnya dari suatu institusi pendidikan. Academic Score Card (ASC) adalah sistem pengukuran yang sama dengan Balanced Score Card yang diterapkan di lingkungan akademik. Balanced Score Card (BSC) adalah suatu sistem manajemen (bukan sekedar sistem pengukuran) yang dimungkinkan organisasi menjernihkan visi dan strateginya lalu menerapkannya.

Sementara Yassierli, PhD dari Bandung mengetengahkan makalah “Penentuan dan Pengukuran Indikator Kinerja Academic Score Card”. Ia mengemukakan pengalamannya di ITB. BSC bertujuan menerjemahkan strategi organisasi menjadi performansi, memfokuskan menjadi ukuran kecil, mengevaluasi dengan cepat tapi komprehensif dan menjadikan ukuran performansi menjadi manajemen performansi.

Pembicara selanjutnya, Dr. Ing. Adang Suhendra mengemukakan makalah “Pengembangan Virtual Academic score Card di Universitas Gunadarma”. Dr. Ing. Adang Suhendra mengawali dengan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di Indonesia yang terdiri dari Evaluasi Berbasis Evaluasi Diri, Penjaminan Mutu Internal dan Penjaminan Mutu Eksternal. ASC merupakan lingkaran tak berakhir dari Academic Management,Stakeholder,Internal Business Process dan Inovation and Learning.

Academic Management bertujuan pemimpin panutan yang unggul,kinerja manajemen unggul dan budget performance yang sehat. Sedang Stakeholder bertujuan mendapat kepuasan dan kepercayaan masyarakat serta apresiasi unggul. Internal Business Process bertujuan agar proses dan adminitrasi efektif,efesien dan bermutu unggul,pembelajaran dan akademik bermutu unggul serta inovasi unggul dan produktif. Sedangkan Innovation and Learning bertujuan membuat lingkungan kerja kondusif, pemberdayaan dan pemberdayaan dan pengembangan dosen dan karyawan ,produktivitas dan inovasi dosen dan karyawan serta pemberdayaan dan penggunaan IT.