Search
 
Direktori UG : A - Z
A
B
C
 
Uzbek-Indonesian Joint International Conference, October 8-9, 2013  
Uzbek-Indonesian Joint International Conference On Economics And Management Toward Nation Character Development. Branch Of Russian Economic University After G.V.Plekhanov In Tashkent, Uzbekistan And ...
 

 
Indonesia Open Source Award 2012  
Indonesia Open Source Award (IOSA) 2012. For Further Information http://iosa.web.id/ ...
 



Home > Arsip >
Teleconference Talk Show "Content for Sharing & Technology Perspective"


Panitia PHK INHERENT (Indonesian Higher Education Network) K-3 Universitas Gunadarma pada hari Kamis, 21 November 2006 yang lalu menyelenggarakan teleconference talk show dengan tema "Content for Sharing & Technology Perspective". Teleconference ini dilakukan secara live dan serentak di empat lokasi kampus Universitas Gunadarma, yaitu Auditorium Gedung IV lantai 6 kampus depok, kampus kalimalang, kampus simatupang, dan Ruang Rektorat Universitas Gunadarma

Acara talk show ini dimaksudkan untuk membahas aspek-aspek yang berkaitan dengan INHERENT, pihak-pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dan melihat sejauh mana realisasi program tersebut yang meliputi kelompok K-1, K-2, K-3, serta mengkomunikasikannya kepada khalayak luas. Lebih jauh, Dr. Asep Juarna selaku Ketua Panitia menuturkan bahwa acara ini juga bertujuan untuk menjembatani pihak-pihak yang terlibat dalam program INHERENT yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini, baik dari kalangan universitas penerima program hibah kompetisi (PHK) K-1, K-2, dan K-3 maupun institusi lain di luar dunia pendidikan. “Oleh karena itu, kami mengundang beberapa nara sumber yang mewakili universitas-universitas penerima program hibah kompetisi (PHK) K-1, K-2, dan K-3, dan pihak lain yang terkait dengan program tersebut seperti dari PT TELKOM, TransTV, dan pihak pemerintah selaku regulator yang diwakili oleh DEPKOMINFO”, beliau menambahkan.

Di lokasi Auditorium Gedung IV lantai 6 Kampus Depok, hadir 7 orang pembicara sebagai nara sumber, yaitu Ir. Cahyana Ahmadjajadi, Direktur Jenderal Aplikasi Telematika, Departemen Komunikasi dan Informasi; Prof. Dr. E.S. Margianti, SE, MM, Rektor Universitas Gunadarma; Dr. Gatot F. Hertono, Person in Charge INHERENT K-1 Universitas Indonesia; Dr. Iwan Hastiawan, MSc., Ketua PHK INHERENT K-2 Universitas Padjajaran Bandung; Dr. T.B. Maulana Kusuma, SKom, MengSc, Ketua PHK INHERENT K-3 Universitas Gunadarma; Abdussomad Arief, Senior Manager Product and Service Supply Management, PT TELKOM Tbk; dan Winno, Head of IT Division PT Televisi Transformasi Indonesia - TRANSTV. Bertindak selaku moderator adalah Dr. Toto Sugiharto dan Dr. ing. Adang Suhendra dari Universitas Gunadarma.

Selain nara sumber dan para undangan yang hadir di Auditorium Gedung IV lantai 6 Kampus Depok, acara ini juga disaksikan secara live dan serentak oleh mahasiswa dan staf pengajar Universitas Gunadarma yang berada di Kampus Kalimalang serta mahasiswa dan staf pengajar program Sarjana Magister (SarMag) Universitas Gunadarma di Kampus Simatupang. Disamping itu, para pejabat tinggi Universitas seperti Pembantu Rektor II Prof. Suryadi Harmanto dan Koordinator Program Pasca Sarjana Universitas Gunadarma, Prof. Yuhara Sukra juga turut menyaksikan acara talk show ini dari Ruang Rektorat Universitas Gunadarma di Depok.

Pada bagian awal, talk show ini difokuskan pada empat aspek, yaitu hak cipta, dukungan infrastruktur dari penyedia jaringan, payung regulasi, dan teknologi multimedia dalam implementasi content sharing. Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Margianti, SE, MM selaku Rektor Universitas Gunadarma menyampaikan bahwa jajaran pimpinan memiliki komitmen yang sangat besar dalam program INHERENT ini dan ditunjukkan dengan memberikan dukungan sepenuhnya dalam bentuk materil maupun immateril. Karena yang terpenting menurut beliau adalah tidak hanya implementasi saat ini namun juga keberlanjutan jangka panjang (sustainability) dari program ini di masa-masa yang akan datang. Hal senada juga diungkapkan oleh Ir. Cahyana Ahmadjajadi, yang menekankan pada sustainability program ini terutama dalam hal materi (content) yang nantinya akan di-sharing. Beliau juga menekankan pada inovasi yang harus senantiasa ditumbuhkan agar kita dapat memproduksi sendiri materi-materi tersebut. Cahyana juga mengungkapkan bahwa selama ini Indonesia adalah negara importir teknologi, bukan produsen. Ke depannya beliau mengharapkan dengan adanya INHERENT ini, kita bukan lagi negara yang hanya sekedar mengambil (download) teknologi dari luar namun juga menghasilkan atau menjadi “Up Load Nation”, begitu beliau mengistilahkannya.

Pernyataan Cahyana tadi juga didukung oleh Abdussomad Arief, Senior Manager Product and Service Supply Management, PT TELKOM Tbk. Beliau mengungkapkan fakta bahwa selama ini penggunaan internet oleh kalangan akademisi terserap lebih banyak untuk melakukan download. Menyambung pernyataan Direktur Jenderal Aplikasi Telematika, DepKomInfo, terkait produksi content, Winno, Head of IT Division PT Televisi Transformasi Indonesia – TRANSTV, menyatakan bahwa pihaknya bersedia untuk membantu produksi maupun broadcasting content.

Pada bagian selanjutnya, talk show lebih banyak membahas mengenai pelaksanaan program INHERENT baik kelompok K-1, K-2, maupun K-3. Di kesempatan kali ini penerima program hibah kompetisi K-1 diwakili oleh Universitas Indonesia, sedangkan untuk K-2 diwakili oleh Universitas Padjajaran Bandung. Adapun Universitas Gunadarma adalah salah satu dari 24 perguruan tinggi swasta yang menerima program hibah kompetisi di kelompok K-3. Menurut Dr. Gatot F. Hertono, Person in Charge INHERENT K-1 Universitas Indonesia, Program INHERENT bagi universitas-universitas yang tergabung dalam kelompok K-1, termasuk di dalamnya adalah Universitas Indonesia, lebih ditujukan untuk pengembangan content. Sedangkan dari segi infrastruktur, universitas-universitas ini dinilai sudah lebih mapan (establish). Hingga saat ini, Universitas Indonesia sudah men-sharing materi-materi perpustakaan dan beberapa content lainnya. Sementara itu, Dr. Iwan Hastiawan, MSc., Ketua PHK INHERENT K-2 Universitas Padjajaran Bandung, mengungkapkan bahwa kesulitan yang mereka alami selama ini adalah dari segi koneksi yaitu untuk menghubungkan dua kampus yang berada di Dipati Ukur dan Jatinangor yang terhalang oleh Gunung Manglayang. Menyambung, pernyataan kedua nara sumber yang mewakili kedua kelompok penerima program hibah kompetisi, Dr. T.B. Maulana Kusuma, SKom, MengSc, selaku Ketua PHK INHERENT K-3 Universitas Gunadarma menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Universitas Gunadarma tidak jauh berbeda dengan universitas-universitas lainnya yang terlibat program INHERENT. Selain memperkuat infrastruktur, saat ini Universitas Gunadarma juga sedang menyempurnakan content yang nantinya akan di-disseminasi dalam jaringan INHERENT, diantaranya adalah penguatan e-learning dan virtual lab. Beliau juga mengungkapkan kemungkinan dikembangkannya digital TV dengan pihak perusahaan yang bergerak di bidang "broadcasting", mengingat selama ini Universitas Gunadarma juga sedang membangun UG (Universitas Gunadarma) TV.

Sebagai kesimpulan, sebagaimana yang diungkapkan oleh Dr. Toto Sugiharto selaku moderator pada acara talk show kali ini, bahwa keberhasilan pelaksanaan program INHERENT sangat ditentukan oleh keterlibatan secara aktif, baik langsung maupun tidak langsung, dari semua pihak yaitu perguruan tinggi negeri dan swasta, instansi pemerintah terkait maupun perusahaan dan lembaga swasta. Lebih lanjut Toto mengatakan bahwa kerja sama antar perguruan tinggi dalam bentuk sharing pelbagai sumber daya pendukung terlaksananya kegiatan tri darma perguruan tinggi memegang peranan penting dalam mengingkatkan kualitas lembaga perguruan tinggi di tanah air.